25.2 C
Poso, ID
Kamis, 30 Mei 2024
Beranda Topik Sekolah Perempuan Mosintuwu

Tag: Sekolah Perempuan Mosintuwu

Bersahabat dengan SampahFriends with Garbage

Setiap hari, satu orang dewasa mengkonsumsi 5 – 7 material plastik. Setiap 1 orang di Indonesia, setiap tahunnya bisa mengkonsumsi 17.000 ton sampah plastik....

Obor Perdamaian : Seruan Poso Aman dan NyamanObor Perdamaian : Seruan...

"Kita tunjukkan kalau Poso, Poso Pesisir ini aman, tidak seperti yang orang bayangkan diluar sana, hanya dikenal karena ribut saja,"(R Bakumawa) Sekitar dua ratusan orang...

Cerita Buruh Poso di Hari MarsinahThe Labour Stories in Marsinah’s Day

Pakaian, buku, furniture di dalam rumah, alat-alat dapur yang sehari-hari kita pakai, siapa penciptanya? Melihat diri sendiri akan menemukan semua hal yang kita pakai...

Membangun Imajinasi Poso Damai dan Adil di Sekolah Perempuan

Cerita tentang Poso yang damai dan adil dimulai dari rangkaian mimpi dan harapan para perempuan akar rumput.  Setidaknya hal itu tergambar di kelas-kelas sekolah...

Sekolah Perempuan : Gelora Berkarya untuk Damai dan Adil di Poso

“Ini kesempatan besar dalam hidup saya untuk belajar banyak hal-hal besar yang selama ini tertutup dari dapur saya. Saya yakin saya dan teman-teman bisa...

Kurikulum Sekolah Perempuan : Perempuan Agen Perdamaian dan Keadilan

Salah satu penerbit yang terkenal di Jogja dengan buku-buku berisi kritik sosial pernah menerbitkan buku dengan judul “ Orang Miskin dilarang Sekolah” . Buku...

Workshop Kurikulum dan Modul Sekolah PerempuanWomen School Workshop of Curriculum and...

Sekolah Perempuan Mosintuwu Angkatan III akan dibuka. Pembukaan kembali sekolah alternative untuk para perempuan akar rumput ini untuk merespon kebutuhan dan kepentingan lebih banyak...

Rekomendasi Kongres Perempuan Poso : Partisipasi Politik Perempuan

Rekomendasi ini dibuat dengan mempertimbangkan persoalan-persoalan utama yang dihadapi  perempuan di Kabupaten Poso terkait partisipasi politik perempuan dalam pembangunan desa, yaitu: Persepsi  dan kesadaran sebagian...

Mengungsi dengan Sepuluh Jari, Punya tanah dari beras 5 kilo

“ Saya mengungsi hanya dengan sepuluh jari, saya dan suami tidak punya gaji apapun. Saya dipinjamkan dua periuk nasi, diberi lima bungkus mie instan,...