Beranda Topik Sekolah perempuan

Tag: sekolah perempuan

Cerita Martince : “Saya tidak takut lagi berjuang untuk perdamaian”

3
“Saya tahu tentang Sekolah Perempuan dari Arfik, fasilitator Sekolah Perempuan yang membawa formulir Sekolah Perempuan. Saya hanya coba-coba isi tapi kemudian tertarik dengan...

Lingkaran Perempuan untuk Masa Depan Damai dan Adil

0
Hari itu ruang hijau di Hotel Wisata kembali menjadi saksi hadirnya kurang lebih 130 perempuan dari 22 desa di Kabupaten Poso, terdiri dari...

Lulus di Sekolah Perempuan: Jembatan Damai untuk Keadilan itu Sudah Dibangun

0
Setahun yang lalu, rombongan ibu-ibu yang berasal dari berbagai desa, terdiri dari berbagai agama dan suku ini duduk diam, jarang berbicara bahkan cenderung takut...

Belajar Hak di Sekolah Perempuan, untuk Perdamaian dan Keadilan

0
Hari itu Sekolah Perempuan lebih formal dari biasanya. Sebabnya, didatangi pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten Poso. Kedatangan Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian dan...

Perempuan Ber-Politik,Kenapa Tidak?Ada di Sekolah PerempuanWomen in Politics? Why Not?

1
“Kalau bukan perempuan, siapa lagi?” kata ini berulang-ulang disampaikan oleh ibu-ibu warga Sekolah Perempuan di akhir kelas. Selama beberapa hari di kelas itu,wajah ibu-ibu...

Di Sekolah Perempuan:Perempuan Bicara,Dunia Dengarkan

0
“Perempuan harus bicara. Bayangkan bahwa seringkali sedangkan berbicara tidak didengar, apalagi kalau tidak bicara, pasti tidak dianggap ada” kata ibu Heni, warga Sekolah Perempuan...

Sekolah Perempuan Bikin Film Perempuan

0
Hari itu adalah hari lain yang luar biasa dari kelas Sekolah Perempuan MOSINTUWU di Pamona.Hampir semua warga Sekolah Perempuan berdandan tidak biasa dengan pakaian...

Memutus Rantai KDRT di Sekolah Perempuan

0
Suara riuh ibu-ibu Sekolah Perempuan Lage disekitarnya sedikitpun tidak menganggu kosentrasi ibu Mina menghayati perannya. Hari itu, suaminya marah besar. Niatnya cuma meminta uang...

Mimpi-Mimpi Yang Tak Mustahil di Sekolah Perempuan

0
Si ibu bergegas bangun, begitu alarm berbunyi membangunkan seisi rumah. Sang suami menggeliat sebentar lalu meneruskan tidur. Cepat-cepat si ibu membangunkan anak perempuannya, lalu...

Agamamu Agamaku di Kunjungan Sekolah Perempuan

0
“oh begitu..wah, selama ini saya mengira Islam kejam dan mengajarkan membunuh. Kalau begitu mulai sekarang saya sudah berani mau pergi ke Tegalrejo” ***   Hari itu terasa...