23.2 C
Poso, ID
Selasa, Juli 16, 2019
Beranda Topik Perempuan poso

Tag: perempuan poso

Martince : Perempuan Provokator Damai Poso

Sore menjelang malam, sekelompok pemuda dengan wajah ditutup kain hitam, menghadang perjalanan Martince yang menggandeng  dua anaknya yang berumur 2 dan 5 tahun. Sambil...

Hadrah : Pengumpul Sampah yang Melindungi Lingkungan

Untuk ke Sulawesi Selatan, tempatnya dilahirkan dan tempat dimana sebagian besar keluarganya tinggal, Hadrah harus melewati wilayah Tentena . Di wilayah ini , gereja...

Kartini di Poso : Cerita Tangguh Perempuan Akar Rumput

Menggunakan kruk kayu yang dibuat oleh suaminya, Widya berjalan keliling dari satu rumah ke rumah yang lain. Dia membawa informasi yang diperolehnya dari proses...

Perempuan di DPRD Poso

“Saya memilih calon yang punya komitmen kuat melayani perempuan. Dan yang nanti tidak hanya jadi pelengkap atau pajangan diantara laki-laki” ujar Irna Batelapa ,...

Mengagendakan Kegelisahan di Peretas Berkumpul

“Tidak ada agenda, Kita nanti bentuknya conference unconference ya” , demikian pesan Yuri, penyelenggara Peretas di WA grup para peserta Peretas Berkumpul 01 Pakaroso....

Perempuan Pekerja Seni berkumpul di Poso, MamPakaroso

50 Perempuan pekerja seni dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Poso, Tentena sejak tanggal 20 - 25 Maret 2019. Bukan hanya berasal dari...

10 Tahun Mosintuwu : Membangun Gerakan tanpa Amplop dan Uang Duduk

Kening ibu Mardiana nampak mengernyit melihat surat yang diberikan kepadanya “Saya tidak masalah sebenarnya. Cuma kalau ibu-ibu yang lain kalau liat lambang begini pasti...

Kampanye Kabar Baik dari Poso

“Apakah Poso aman?” pertanyaan ini sangat sering ditanyakan banyak orang jika bercerita atau bertemu orang Poso. Konflik kekerasan yang terjadi di Poso sejak tahun...

Suara Perempuan, Yang Terabaikan dalam Musrenbang Poso

“Kami punya ide, punya usulan program, tapi tidak pernah ada ruang untuk didengarkan” Eda, warga Desa Patiwunga mengeluhkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di desanya.  “Kami...

Perempuan Mencari Air di Kabupaten Air

“ Air itu sangat berharga melebihi intan permata bagi kami perempuan. Tidak ada air, tidak ada kehidupan “ Diana, warga Bukit Bambu memberikan pendapatnya...
RADIO MOSINTUWU (LIVE)